08 February 2006 ~ 4 Comments

Tepat Setahun di Maumere

Alhamdulillah…hari ini tepat setahun Aku menginjakkan kaki di Kabupaten Sikka, Maumere, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur…Kota inilah yang mengawali karirku…Kota inilah tempat yang pertama kutinggali diluar pulau Sulawesi…Kota inilah yang pertama mengajarkanku untuk belajar lebih mandiri walau jauh dari Orangtua…serta mensyukuri apa adanya.

Aku katakan Maumere kota apa adanya…kota yang hanya terdiri dari bangunan ruko, pasar tradisional, pelabuhan kecil, bandara kelas C, masyarakat yang masih memegang teguh budaya…its so beautiful…

Aku mau cerita sedikit kisah kedatanganku…kurang lebih pukul 10.30 WITA , berangkat dari bandara Ngurah Rai – Bali, yah kota tempat transit sehari, nginap di kos-kosan kakak Alumni STM angkatan 4…walau belum sempat ketemuan waktu sekolah dulu…tapi mereka tetap baek banget sebagai kakak kelas…bayangin saja aku angkatan 10…jauh khan…Kebetulan saja dia juga bekerja di perusahaan yang sama, hanya beda divisi saja…

Kami kemarin berangkat satu pesawat 8 orang dari Makassar yang nantinya ditempatkan di area Bali-Nusra… (3 di Denpasar, 1 di Mataram, & kami ber-4 di Maumere)…sempat iri juga sih, wah asyik yah mereka di kota besar…banyak fasilitasnya…yah sudahlah.Ok lanjut yah ceritanya…didalam pesawat Fokker-28 Penerbangan Merpati Denpasar – Maumere…uhhh jadi deg-degan kayak apa yah Maumere itu…perjalanan 1 jam 15 menit (nyontek dari kata-katanya si Cabin crew yang cantik banget…hehehe)…

Setelah kesabaran yang tak terelakkan…akhirnya sampai juga…Sebelum mendarat sempat melirik sebentar…ya ampun yang terlihat hanya lahan luas kering dengan sedikit deretan rumah sederhana…jangan pernah berpikir sempat liat atapnya sebuah gedung perkantoran laiknya di kota besar…jalan tol…taman kota yang tertata apik…tapi jangan liat sisi negatifnya…ternyata banyak banget bule yang bertandang ke smallvillage ini…apakah yang menarik?…kota kecil ini menyimpan pemandangan pantai yang indah dengan pasir putih, banyak terumbu karang, dan yang paling poluler danau tiga warna “Danau Kelimutu”…Keren khan…

Sesaat setelah mendarat…akhirnya sampai juga…didepan Bandara semua sudah terlihat para sopir yang menjajakan angkutannya “taxi” sejenis angkuran gelap berupa mobil pribadi denga type Kijang Innova, LGX, Avanza, dll… sekali lagi jangan berpikir nih taksi kayak dikota besar berupa sedan, mereka sampai berebutan untuk mendapatkan perhatian kita…ceileeeee…sempat takut juga, karena mereka memaksa, bahkan sudah ada yang hampir mengangkat koper kami…saking tidak sabarannya…telepon ke kantor buat segera dijemput…ehh malahan satu per satu handphone kami batterynya lemah…sial…

Tapi tenang…ternyata gak sabaran itu berakhir pula, datanglah seorang satpam yang menjemput…tapi masih ragu juga…tampang sangar…gak pakai seragam lagi…dengan sedikit interogasi…ohh ternyata namanya Pak Mat…kebetulan lagi jatah libur…tapi karena sopir gak ada lagi…yah terpaksa dia yang kena batunya….hehehehe

Setelah makan, diajak cari kos-kosan…dapatnya di Waioti…gile jauh banget dari kantor…mana ongkos bayar kos-kosan yang pertama musti ngutang lagi dengan Pak Okta…duh malu banget…tapi biarin daripada musti tinggal diemper toko…(mungkin yah?)…kita ngomong…dengan wajah memelas, patut dikasihani…”Pak kami gak tega memberatkan orang tua, jadinya kami hanya memanfaatkan gaji pertama untuk bisa sampai di Maumere pak!” sempat terlintas dalam hatiku buat ngomong gini…tapi gak ahh…”Kesan pertama harus meyakinkan”…padahal nih duitnya kepake buat shopping di Denpasar, buat ongkos pesawat (bukan…wong ongkosnya udah dibayarin perusahaan kok) …hehehe

Selama setahun ini bulan pertama, kedua, hingga akhirnya kami ngontrak ber-4 di Perumnas…sempat gonta-ganti pasangan…ehhh…maksudnya gonta-ganti kos-kosan…sudah bisa maen Tenis, sudah punya banyak kenalan,dan heran juga semuanya berjalan dengan asyik…

Yah begitulah…semuanya berjalan…berjalan tanpa beban…berusaha mengurangi mengeluh…dan selalu bersyukur…dan aku bersyukur sampai detik ini…aku masih diberi kesehatan, keselamatan, kemudahan dalam bekerja,dan segala kenikmatan Allah yang aku dapatkan…namun masih saja ada yang sempat kulupakan untuk bersyukur…Manusia memang suka dosa yah!!!…

Ya Allah dihari ini tepat setahun aku berpijak di kota ini…tepat setahun aku mencari nafkah…tepat setahun aku menjalankan ibadahku (bekerja)…Ampunilah dosa-dosaku…dosa yang kusengaja maupun tidak kusengaja…Semoga segala ibadah yang kulakuan berjalan dengan baik…bahkan semakin baik…semoga perusahaan tempatku beribadah tetap jaya..dan mendapat berkah dari Mu…Insya Allah…hanya Engkaulah pemilik semua ini…hanya kepada-Mu kami menyembah dan hanya kepada-Mu kami memohon pertolongan.Amin

 

4 Responses to “Tepat Setahun di Maumere”

  1. Merry 17 October 2008 at 2:59 am Permalink

    makasih ya udah mau membangun Maumere.Kita doakan semoga makin betah aja di Maumere. Selamat Bekerja.

  2. ILHAM 20 October 2008 at 2:51 am Permalink

    @Merry : Thanks sudah melancong ke blog sederhanaku ini…Yah kita bersama membangun Maumere, klo bukan Kita siapa lagi..
    Kita?…lo aja kale…huehuehue
    Yah Saya akan selalu merasa betah, dengan begitu segalanya bisa dilakukan dengan santai & dinikmati.

  3. juju 21 November 2009 at 4:12 pm Permalink

    betul bget…maumere kota yg sangat sederhana…
    tp semua terasa berkesan..

    kpn ya aq bs kmbli kesana..???

  4. florent 3 December 2009 at 1:16 pm Permalink

    maumere mank kota yg berkesan, di fotonya koq kya di bajawa? hehehe prnah ke ngada juga ya?


Leave a Reply

CommentLuv badge
Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes