Berbagi di rehat siang
Suasana istirahat siang salah satu bagian rutinitas yang asik, terutama kalau di warung
Bu Le’ di Beru – Maumere, menikmati santapan siang berupa prasmanan, nasi di lengkapi lauk pauk asli rumahan, berapapun banyaknya seporsi sekali makan harganya hanya Rp. 7.000, inilah standar makanan dengan menu lengkap dan paling murah di Maumere. Bisa dijamin sehat, Halalan – Toyyiban (ikut kata-katanya Wong Solo) …Rumah yang mungil, berdiri tepat di depan jalan raya (disini semua jalan bisa disebut jalan raya, tidak berbeda), awalnya saya sendiri tidak pernah berpikir ini adalah tempat makan, mirip warung juga tidak, tapi begitu masuk Anda akan dihadapkan dengan meja yang dilengkapi dengan menu-menu makanan, lemari minuman dingin berisi jus buah, the botol ataupun minuman mineral tergantung selera Anda, meja makannya berupa lesehan saling berhadapan, kalau lagi malas membuka sepatu, bisa juga menikmati makan santai dengan meja dilengkapi kursi tapi tempatnya di teras rumah…Inilah warung makan buatan Ibu Tri bertempat di kecamatan Beru, Kota Maumere (dipinggiran pantai)…biasa teman-teman panggilnya Bu’ Le …Ibu asli Jawa Timur ini juga asik,… Beliau hanya punya seorang anak Cewek kelas 1 SMA, cantik lagi mirip Marshanda kali yah, selebihnya yang Anda lihat pasti pelayannya saja keluarga Bu’ Le…ini juga salah satu pemicu serunya makan disana. ![]()
Disinilah tempat makan si banker, teknisi, PNS, tukang bengkel, polisi, guru, dan banyak lagi profesi, setiap siang pasti berkumpul dan lebih didominasi para pendatang ada dari Surabaya, Madiun, Malang, Bali, Makassar, Padang, dll. Yang saya anggap senang, selain karena suasana kekeluargaan para penikmat makanan, juga faktor adanya keakraban, sambil makan siang saja kita sudah bisa sharing knowledge, berbagi pengalaman, promosi produk, curhat, atau mungkin Anda yang stress kesini saja nikmaati guyonan siang ditemani sejuknya ‘es the’
Sharing knowledge siang ini, membahas mengenai “Bagaimana sih Anda bertemu pertama kali dengan Sang Istri/Suami” pembicaraan ini dimulai seorang pekerja Bank Pria dan seorang Guru wanita, saya awalnya tidak terlibat, hanya mendengarkan saja cerita lucu mereka, tapi akhirnya ketawa juga…Kemudian membahas mengenai “Persiapan Pensiun masing-masing tipe profesi”, juga mengenai perbandingan harga makan jika makan selain di tempat ini, seperti pendapat Ibu Guru yang satu ini…Katanya jika di kampung halamannya (baca :di kotanya) dengan Rp. 100.000 saja sudah bisa mentraktir teman-teman yang banyak plus menu lengkap, klo disini dengan harga segitu hanya bisa buat 2 orang saja, itupun masih was-was kekurangan…setelah terasa makanan sudah tercerna normal, dan saya berpamitan pulang… siang itu saya tinggalkan tempat karena waktu sudah menunjukkan pukul 13.30 Waktu Maumere.














