08 February 2009 ~ 5 Comments

Refleksi 4 tahun di Flores

aihhh betapa senangnya telah 4 tahun kulalui di Flores, Nusa Tenggara Timur. Hufuu, sebuah penjalanan panjang, lebih syahdu lagi hari ini jika diselingi dengan lagunya Bimbo “Sajadah Panjang”….~mencari rejeki, mencari ilmu…ohhooo so nice

Maumere…Minggu, 8 Februari 2009

Saat dimana 4 tahun lalu kami pertama kali menginjakkan kaki di Flores, pernah saya ceritakan kisahnya disini. Kami?…iya kami, saya bersama ke-3 temanku yang bisa dikatakan merekalah yang paling tahu siapa aku…ada Christian, Dedy, Adil. Wah, bagaimana klo kusebut saja sebagai F4…heuheuehu Flores 4….ada 4 pemuda ditahun yang ke 4 di Flores…cuihhhh….*siapa San Chai –nya*….heuheuehue


Kami pun sepakat mengabadikan momen terindah ini disebuah resort di 10 km dari pusat kota. Sore hari tepat jam 5, kami sepakat adakan sesi pemotretan…astaga!!! dah laiknya selebritis yang eksotis…memang ini menjadi sebuah moment yg prestigious…*terlalu berlebihan kah?*…bukan gitu. Kami paling sulit untuk bisa berkumpul bersama dalam 1 moment terindah…ada konflik…tidak ada…masalahnya kami memiliki perbedaan pekerjaaan yg kami tangani…kecuali aku & christian…kadang salah satunya harus menjalani perjalanan dinas yg tidak terkira…siapakah diantara kami yg harus diutus, dan demi quality of our job, yah semua kesenangan harus dienyahkan sejenak. Tapi itu bukanlah kendala yang paling berat.

Kendala yang paling berat selama 4 tahun ini adalah memahami sikap & prilaku kami. Usia awal kami di sini, memang masih sangat muda, masih labil, usia 18 – 19 tahunan, masa dimana perubahan drastis terjadi dengan berusaha tetap remaja atau berubah dewasa, perubahan dari masa sekolahan ke masa kerja…masa penyesuaian itu, memang kami masih sensitive memandang satu dan lain hal….Kami berusaha menyesuaikan mood beradaptasi dengan suasana kota yang serba minim, menghadapi teman yang sebelumnya belum begitu seakrab saat ini…berat memang untuk bisa saling memahami, kadang ada sekotak masalah yang mengganjal…tapi Alhamdulillah ditahun yg ke 4 ini, sudah terlihat bahwa kami mulai saling mengerti, memahami, dan tahu seperti apa saya dan mereka….*Fren tulisanku sangat menyentuhkah?, jgn bersedih gitu dong…santai saja, kan ada aku….kamu gak sendirian*

Untuk semakin mempererat persahabatan ini, kami sepakat mem-posting tulisan ini, dengan judul yang sama namun dengan cara pandang kami yang berbeda. Kami pun sepakat untuk saling me-review tentang pribadi kita masing-masing…tabungan pribadi Dedy yg segentong…kamar pribadi Christ yg ada poster Agnes Monica-nya…motor pribadi Adil yg macho gila….dan Aku pribadi yang tetap senyum-senyum mencurigakan….Udah yah kita review saja lebih lengkapnya….*menegangkan, aibmu akan terungkap* hahahahaha

Saya sebut kalian sebagai pria yah…kalian kan dah dewasa, bukan remaja belia yg cerah ceria setiap saat dan patut dipanggil cowok….heuehuhueh

DEDY….

Pria ini biasa kupanggil mesra dengan hai Ded!!!…hai cowok!!!…*idihh emang gua pria apaan*. Dia yang paling handal otaknya, wuih jagonya hitung-hitungan…hati-hati klo punya utang entar dihitung loh…hehehe. Bicara hal terbaru didunia IT, aku sama dia paling suka bersaing…sampai kadang saling pamer sampai rasa penasaran itu memuncak…tapi klo kita baek, entar juga dia kasih tahu kok triknya….hueheuhe…bahas tentang wanita, tipe kami berbeda, kadang kulihat OK, eh diprotes sama dia *biasa saja*…paling perhatian dengan kura-kuraku, tanpa pamrih loh dia belikan makanan, bersihkan wadahnya….tapi bukan punyamu loh Ded!

Pria paling cuek…cuek buat bersihkan kamarnya padahal dah kayak kapal karam…*maaf Ded, aib ini terungkap*…Pria ini yg paling tua diantara kami berempat, tapi gemar banget dengan kartun seperti Naruto, One Piece, bisa semua seri didownload dan ditonton sampai larut malam, pernah wallpaper laptopnya juga kartun…aduh Ded, entar lagi dikau married loh…

Baik hati, Rajin menabung, & tidak sombong…bukan hanya sebuah slogan, tapi memang mewakili karakter pria ini. Jangan sungkan ceritakan masalahmu ke dia, secara sekejap dengan kecerdasannya, dikau akan diberikan sebuah solusi yang belum terpikirkan sebelumnya.

CHRIST…


Pria yg satu ini penggemar favoritnya si Agnes Monica, liat saja poster dikamarnya. Kebiasaannya klo nonton sinetron, bukan jalan ceritanya yang diperhatikan tapi kostum pemainnya, nah klo ada insiden baju yang kedodoran dari seorang selebriti, nah dia nih yg tau duluan. Terkenal modis dalam berpakaian, rapih…Humoris iya!, paling suka lelucon, saya pun kadang tidak kepikiran dengan kelucuan yg dibuatnya. Perfeksionis, sikap ini yang bagus banget saya lihat…apalagi pada saat berhubungan dengan pekerjaan. Pekerjaan yang dia lakukan, hasilnya sempurna. Fren masih ingat gak, konflik masalah handuk basah yang kusimpan didekat tumpukan pakaianmu yg baru saja kering setelah dijemur…gara-gara ini membuat kita konflik, diam berhari-hari..maaf yah saya yang salah.

ADIL…

Pria tipe ini awalnya kadang tidak percaya diri menghadapi oranglain…mungkin grogi…tapi dia akademisnya jago loh…businessman yg punya banyak usaha… mulai dari MLM obat-obatan, bisnis pulsa, jual beli tanah…wah idaman para wanita. Diantara kami berempat, dialah yang punya banyak gebetan….buset ajarin dong, bagi-bagilah.

Paling sulit diajak gabung berkumpul bersama, sekadar bersilaturahmi…banyak alasannya…sibuklah, gak waktulah…ayo Dil…biar gak bête dikantor terus.

Nah klo rajinnya datang, wuih klo bisa atap pun dipel…semua sampah dihalaman disingkirkan…maunya sih rajinnya setiap hari…

Eh ternyata oh ternyata Adil ini suka curhat lo…sebenarnya klo memang kita sudah dekat sama dia…terkenal ringan tangan, klo kita minta sesuatu sama dia, langsung saja diberikannya…”oh iya, saya punya ada…sabar…oh ini, sudah ambil saja”…biasanya yg terucap ini, yg penting urusan telepon-teleponan tidak terganggu.

Ayolah fren ini dah memasuki tahun ke 5, seiring ini…kita pun semakin dewasa, sudah seharusnya lebih memahami…buanglah semua prasangka buruk kita. Pandanglah…bahwa semua masalahmu akan terpecahkan dengan baik di masa depan…jangan ragu melangkah, jika butuh pertolongan…jangan sungkan mengetuk pintu kamarku untuk disapa..hai kamu tidak sendirian.

Tapi sadar gak fren, sejak kita sering makan di rumah Bu Ati…kita jadi sering kumpul bareng berempat yah, dalam 1 meja makan bundar yang sederhana, disiang hari, kita jadi sering bercengkrama…Indah banget ternyata…thanks fren…thanks bu Ati.

 

5 Responses to “Refleksi 4 tahun di Flores”

  1. dedyisn 9 February 2009 at 4:54 pm Permalink

    Ahaa. Ilham berlebihan .hehehehehheh
    Dari cara ilham memandang cewek yang asli maupun di TV kayaknya selera kita beda banget. suka yang sipit-sipit khan ham ??? hahahahhaha
    Mengenai kelakuanku. maafkan kakakmu ini. tidak mampu memberi contoh yang baik :( . seharusnya ….. seharusnya …. ) ah sinetron lagi nih.
    Ah melantur lagi deh….Doakan kakakmu ini biar cepat merried . hahahahahaha
    yuk mari

  2. edy 10 February 2009 at 4:55 pm Permalink

    bener-bener kompak ya

  3. Tian 10 February 2009 at 4:55 pm Permalink

    Cuap…cuap..cuap duh jadi ingat waktu kita masih sekost bareng. Yup konflik adalah hal lumrah dalam persahabatan. Dan disitulah kita bisa belajar untuk lebih sabar dan mendalami satu sama lain.Jika aku sering melukai hatimu kawan, janganlah engkau simpan lama2 pliss lupakan aja anggap aja itu adalah perhatian dan kasih sayang dari sahabatmu ini. Ada suka ada duka. Jika aku ada salah jangan segan- segan untuk menegur jika udah kelewat. Mari kitong semua kompak bangun FLOBAMORA maksudnya?…You are the best employee so be my best friend aja… Kostan waioti menjadi saksi romantisnya persahabatan kita…Herlin Kost menjadi saksi kedua konflik yang sering terjadi diantara kita berempat dan Rumah kontrak di PERUMNAS menjadi saksi kekompakan kita mulai dari bersiin bak air sambil menari hingga berebutan mencuci di akhir pekan untuk antrian nyuci baju. Oh….ho…ho. Tali jemuran pun menjadi saksi jika kita saling berebut untuk menjemur baju.

  4. akmal 7 March 2009 at 3:36 pm Permalink

    wkwkwkwk……………
    hahahahaha………….
    hehehehe……………
    huhuhuhu……………

    sakit perutku ketawa……

    Ded’ ada yang ketinggalan….
    naksir tapi kadang gak berani ungkapinnya….
    waktu makan sahur makannya dimana?
    dan paling semangat yang di liatin apa???
    hahaha….. gimana kabar anaknya mbak…..hehehe…
    hahahaha……

  5. oRiDo™ 12 March 2009 at 4:17 pm Permalink

    wah..wah…
    narsis abis..
    hahahahaha..
    tapi justru disitulah salah satu letak ke-seru-an nya..
    ;-)


Leave a Reply

CommentLuv badge
Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes