Ilham#Blog31hari[3] : Berita yang heboh di Ende
Kemana yah, pedagang durian di sepanjang jalan Maumere – Ende di Desa Detosoko, Kec. Kelimutu, Kab. Ende?. Tidak tampak lagi durian yang digelar disebuah kursi plastik di pinggir jalan tidak jauh dari halaman rumahnya. Jumlahnya juga tidak seberapa, ada yang menggelar dua buah saja, ada yang membuat rak sementara untuk menggantung durian sekitar delapan buah. Begitulah cara mereka menjual hasil kebun yang tidak banyak jumlahnya, mungkin berasal dari satu pohon saja. Bau menyengatnya pun tidak lagi tercium. Semoga telah laku…laris manis
Tahukah, apa yang membuat berita heboh di Ende dalam kurun waktu tiga minggu terakhir. Putri Duyung. Sosok yang hanya saya kenal dicerita dongeng anak-anak berjudul “Lady Mermaid”. Saya pun yakin ini hanyalah ‘kabar burung’.
Mengendarai mobil sejenis MPV menuju keluar kota Ende dan berpapasan banyaknya rombongan kendaraan roda dua, membuat saya heran. Saya pun bertanya ke rekan saya. Ada apa nih yah? Kok ramai?.
“Oh…ini Pak, kayaknya banyak warga yang ingin melihat Putri Duyung di daerah pantai utara,Kata Pak Alex tadi pagi, memang benar adanya dan saya pun melihat video-nya” kata kawan saya yang kebetulan bersama di kendaraan tersebut.
Sesaat saya mengernyitkan alis…hahhh? Yakin video itu benar? Yakin, Pak Alex sudah lihat langsung ke Lokasi?. Video itu menyebar kemana-mana laiknya virus di Kota Ende, namun tidak banyak yang pernah lihat dilokasi.
Suatu pagi, datanglah Pak Alex menawarkan saya rekaman video di hape-nya. Berjudul “Putri Duyung Mukusaki”. Tayanglah video itu, dengan suasana pantai pasir putih dan semakin mendekat di beberapa ranting pohon yang lapuk. Muncullah sosok manusia perempuan setengah ikan yang menurut mereka Putri Duyung.
Oo…O..O. Dari jenis video-nya saya kenal ini diambil dari Youtube. Saya cek dengan berita di media. Ternyata benar hanyalah ‘kabar burung’. Kabar benarnya adalah adanya Ikan duyung yang terdampar di Pantai seperti dilansir dibeberapa media. Menjadi langka sejak kejadian gempa bumi dahsyat di Flores tahun 1992.
TRIBUNNEWS.COM, ENDE - Heri Haerudin, warga Dusun Watubara, Desa Mukusaki, Kecamatan Wewaria, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, berhasil menangkap ikan langka jenis duyung berjenis kelamin betina. Ikan duyung tersebut ditangkap Heri pada Senin (10/5/2010) siang.
Dan video yang beredar di masyarakat adalah video dari Pulau Balambangang, Sabah, Malaysia. Video yang tidak jelas siapa perekamnnya yang menampakkan jelmaan manusia setengah ikan. Saya yakin video ini dibawah oleh warga yang juga berprofesi TKI dari Malaysia. Namun sangat disayangkan, karena kurangnya pengetahuan masyarakat dan kurang akrabnya dengan dunia internet, masyarakat mudah dikelabui dengan berita bohong.

*~ Foto ikan duyung yang terdampar di Ende ~*
Oh iya, jadi hampir lupa dari status plurk pagi ini. Saya sebenarnya ingin berbagi cerita dari kisah hidup orang Aceh yang telah bercerita banyak kepada saya. Tapi postingan berikutnya lah…ada yang lebih seru untuk di luruskan pemberitaan dimasyarakat.















mantabh! eh tapi saya ndak gitu suka duren
.-= n t a n™´s last blog ..blog31hari =-.
gak papa…postingan ini tidak berbau duren kok :p
Haaaa betul betul betul
Saya sudah postingan ke-2
Btw di Ende udah beberapa kali duyung terdampar.
.-= tuteh´s last blog ..Blog31Hari #1 – Opening =-.
iya nih..duyungnya suka sama nelayan di Ende…tapi bagaimana dengan Tuteh Duyung yg terdampar di Maumere yak? *berpikir keras* piss Kak Ros…*khawatir Kak Ros marah besar*
ikan duyung gt ya…blm pernah lihattt
.-= julianusginting´s last blog ..Alasan Orang Yahudi Pintar =-.
hahaha =)) lucu banget