Serpihan karang, Pantai Enabara

Masih mau mengisi weekend hanya tidurannnn seharian dikamar? atau bebersih kamar, nyuci baju mungkin…atau yang lebih tidak direkomendasikan, bekerja disaat oranglain menikmati liburan hehhehehe…Tinggalkan sejenak rutinitas, ayo liburan…lagi dan lagi…

blog1

Pantai yang bertabur serpihan karang patut jadi destinasi menarik kali ini. Berada di Kec. Maurole masih di kawasan Kabupaten Ende, jalur pantai utara menuju Maumere, Kab. Sikka. Saya menempuh perjalanan ini selama 3 jam dengan kecepatan 20 Km perjam. Parah gak tuh? bukan karena infrastruktur jalan yang rusak berlebihan tapi pengikut saya yang mabuk darat Laughing out loud. Cukup kasihan juga sih, perjalanan yang harus memberikan kesan senang, bahagia, dan senyum sumringah harus diselingi dengan kejadian tak tertuga seperti mabuk.

Lagi-lagi perjalanan liburan tidak asik jika sendirian, berangkatlah bersama teman-teman blogger Flobamora. Ada Iros, Sony, Fauwzya, Shinta, Yano, Tuteh, Armando, dan Cici.

blog6

Lupakan kata mabuk dan kita ganti dengan kata “Coklat” Winking smile…Ini tiba-tiba saja kepikiran pas mengemudi, abis pembicaraan teman-teman diperjalanan yah topik mabuk darat ini…ckckck padahal semua faktor pikiran saja, berpikiran bakalan mabuk sebelum jalan saja, itu dah bikin mual sebenarnya…coba deh ganti pemikiranmu ke hal yang positif, nikmati perjalanan, lupakan mabuknya. Kebayang gak klo saya bilang…”Roti isi Coklat”….*hoek* Sick smile Rolling on the floor laughing Kenapa harus roti, karena Armando mabuk bukan karena perjalanan tapi bau roti xixixixiix.

Waktu selama 3 jam tadi sebenarnya bisa ditempuh hanya dengan 2 jam dengan kecepatan rata-rata 60 Km/jam. Berangkat dari Ende menuju Kec. Detosoko selama tiga puluh menit dengan kecepatan 60 Km/jam sejauh 30 Km. Memasuki Detosoko akan menempuh jalur yang naik dan menurun. Detosoko salah satunya terkenal dengan tujuan wisata permandian air panas. Oke jadi jarak dari Detosoko ke Maurole itu bisa ditempuh 1.5 jam saja normalnya yah. Perjalanan yang selama itu tidak terasa dengan serunya obrolan sepanjang jalan tidak berhenti.

Kami merencanakan berangkat lebih pagi pukul 6, namun masih tidak bisa ditepati, ditambah dengan waktu tempuh yang lebih lama, alhasil menikmati moment indah pengambilan gambar sebelum jam 10 pagi tidak tercapai kali ini…cuaca menjadi sangat terik dan mata pun merasakan silau jika tidak menggunakan sunglasses.

Sepanjang perjalanan dari Detosoko ke Maurole, mata anda akan dimanjakan dengan pemandangan sawah, hutan, sungai, sapi, kampung adat, dan tentunya pantai. Saya aja tidak berhenti berkata “wow…kerennya”

Yang menarik dari Pantai Anabara adalah pemandangan indah dengan atol. Atol adalah suatu kumpulan koral yang mengelilingi sebuah laguna sebagian atau seluruhnya. Jangan heran pantai pasir putih ditutupi oleh dominasi serpihan karang, cukup baik buat pijakan refleksi disini. Open-mouthed smile

blog2

blog3

blog4

blog5

Masih ada bagian pantai ini yang tidak sempat saya nikmati di kunjungan perdana ini, yaitu laguna yang saya lihat dari puncak bukit. Laguna adalah sekumpulan air asin yang terpisah laut oleh penghalang berupa pasir, batu karang atau semacamnya. Jadi, air yang tertutup di belakang gugusan karang  atau di dalam atol disebut laguna.

blog7

sekali lagi…NTT itu indah kawan, dan siapkan ‘amunisimu’ karena Insya Allah diberikan kita akan kesini lagi deh dan menjelajahi sudut lain NTT. Laughing out loud

4 Comments:

  1. Anabhara luar biasa indah… paradise! Nirvana! 🙂 Udah buat postingan juga, lagi upload2 foto 😀 Hehehehe…
    tuteh´s last blog post ..Kebahagiaan yang Meluap

  2. asikkk… 😀

  3. Aku ingin sekali ke sanaaaa! Pantainya indah bangeeeet!!! 😀 *pingin nyebur*
    Hanny´s last blog post ..Circles.

  4. @Mbak Hanny : keren yah, udah gini saja…kumpulkan segepok koin…koinnya koin emas, tukar dengan tiket ke Flores 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published.

CommentLuv badge