Stories

Trip to Riung, Temukan Nirvana disini #3

“Ncim…ncim, siap sudah, mumpung masih panas ini” Itulah suara kegiraan Bastian yang datang dengan tergesa-gesa dari arah dapur membawa kunyit disendok yang sudah dia bakar. *Encim = adalah panggilan untuk tante kecil dalam bahasa Ende, dipopulerkan oleh orang Cina sih*

Tuteh yang tertawa terbahak-bahak bak nenek sihir yang siap membalas dendam, memegangi kaki saya yang akan dibalur kunyit panas untuk luka di jempol kuku. Menurut mereka kunyit bisa sebagai antiseptik bagi luka, entahlah…saya ikuti saja hehehehe semoga bukan aliran sesat.

Saya meringis perih bukan karena lukanya, tapi kunyit panas itu loh. Saya pun tidak bisa menghindar karena ancaman bahwa luka ini harus sembuh besok biar bisa pulang ke Ende. Crying face

Sejak malam itu, hingga beberapa malam kedepan, Tuteh bertugas membalur kunyit panas.Smile with tongue out

Selamat malam Riung, dan sebuah luka di jempol yang menemani malamku dengan kejutan cenut-cenutnya. Sebagai santapan malam ini, tuan rumah menyiapkan masakan kuah cumi sepanci. Ini bukan buatan koki handal tapi cumi nikmat ini, buah kreasi tangan laki-laki hehehehhe jago juga mereka Open-mouthed smile

Malam semakin larut, malam terakhir disini kami habiskan dengan ngobrol mulai dari cerita mistis, kejadian aneh di laut, sikap para pelancong asing, profil para selebriti yang berkunjung, hal lucu, hingga main tebak-tebakan lagu di playlist telepon selular.

Kami tidak menginap dikamar bungalow, suhunya dingin, padahal ini dipinggiran pantai loh. Kami sepakat tidur sekamar dirumah Rustam. Pria berambut gimbal dan menyenangi lagu bergenre reggae, keturunan Bugis Sinjai, Dia-lah pemilik Nirvana Bungalow yang kami tempati.

Ada satu pertanyaan saya ajukan ke Rustam. “Kenapa gak memasang foto dan tanda tangan selebriti yang pernah nginap disini?”. Jawabannya sederhana, “Saya malu dan tidak enak”. Menurut perkiraan saya dari obrolan itu, baginya tanda tangan dan foto itu akan menampakkan kesombongan saja. Kekhawatirannya ada pada ekspektasi pengunjung yang bisa saja tidak sesuai dengan pelayanan yang diberikan. Itu yang membuat dia malu.

Berapa biaya menginap disini? harganya 150 ribu per malam se kamar. Harga bisa saja berubah, lebih baik kontak langsung Rustam Effendy di twitter @Nirvanariung.

SmileSmileSmile

Pagi ini, kami harus bersiap-siap pulang kembali ke Ende. Bengkak dikaki saya sudah mulai mereda, terasa lebih nyaman, walau berjalan masih tertatih-tatih. Sepatu dan kaos kaki harus dipakai. Saya pun berlatih mengendarai motor disekitar jalan utama sambil mencoba pengereman dengan kaki. Ahhaaa Saya berhasil!!! Open-mouthed smile

Sebelum pamitan, sudah sewajarnya saya me-review suasana bungalow tempat kami menginap, ini bukan ajang promosi loh cuma ajang perkenalan *sama aja kaleee* hehehhe

Suasananya nyaman dan asri, jangan takut dengan gigitan nyamuk malaria, disini sudah disediakan kelambu kok Open-mouthed smile

Saya ingin berterimakasih untuk semua member Flobamora Community yang terlibat dalam perjalanan kali ini;

  • Buat Tuteh : Thanks yah sudah membujuk saya untuk memberanikan diri melancong dengan motor ini. Harus diulangi xixixixiix
  • Buat Rustam : Makasih banyak atas tumpangan gratisnya, sajian makanannya, dan menjadi tour guide kami selama di Pulau. Saya senang berkenalan dengan anda *tsah*
  • Buat Iros + Etchon + Bastian + Ryan + Eddie : Terimakasih sudah setia bergantian mengawal motor saya. Saya tahu kalian sebenarnya pengen banget membalap, tapi ego kalian redam untuk selalu bersama-sama mengawal motor saya yang lambat ini. Sudah makan dulu sana….hehehehhe Be right back
  • Buat Encik : Terimakasih telah melengkapi komunitas kita yang cuek ini saat jalan-jalan. Encik bersedia buatin teh, masak apapun itu didapur, walaupun tidak semua masakan itu bisa dia konsumsi. Semoga masalahnya sebera beres yah, jadi bisa ikutan jalan-jalan dan makan enak tentunya.
  • Buat Indra : siswa kelas 1 Mts yang saya kenal malam terakhir ini. Saya senang dengan senyumannya yang lebar. Ingat aktor pemeran film seri The Crow, si siluman Gagak yang senyumnya lebar namun menyeramkan, tapi Indra tidak. Saya yakin suatu saat kita bertemu lagi, dan dirimu bisa jadi orang yang sukses. Saya percaya orang yang memiliki senyum lebar, rezekinya dimudahkan.

  • dan semua aktor dan aktris yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu #eaaaa

Ada yang menegur saya karena selalu terlihat melancong. “Ingat untuk berinvestasi” katanya. Seakan saya menghamburkan uang hanya untuk mencari kesenangan. Perkiraan anda bisa saja salah. Melancong tidak melulu memerlukan dana yang besar, mulailah melancong di kota sekitar anda, temukan hal menarik yang belum pernah dijamah atau dipublikasikan orang lain. Melancong itu sangat dibutuhkan dalam hidup ini, agar bisa menyeimbangkan perjalanan hidupmu. Melancong juga perlu persiapan yang matang loh, matang fisik, mental dan dompet hehehehehe

Oh iya, satu hal yang perlu diperhatikan ketika melancong, jangan sekali-kali membawa bahasan tentang pekerjaan atau memikirkan kerjaan. Selesaikan dulu pekerjaan anda barulah melancong biar hati dan pikiran ikut tenang.

Well, jangan khawatir berpetualang. Saya bahkan merasa malu jika harus melancong ke luar negeri sedangkan belum banyak sisi negeri ini yang bisa kujelajahi.

Sampai ketemu di edisi melancong berikutnya…Open-mouthed smile

Artikel terkait :

Comments To This Entry.
  1. tuteh March 29, 2012 Reply

    Closing statementnya keren euy! Seperti kata Mae, tokoh dalam Ana Ko’o Bele, Jangan mau mati sebelum keliling Flores. Jangan mau merit sebelum keliling Indonesia. Postingan2nya keceee ada foto prewed saya dan Etchooooon… kereeen gilaaaa. Eh sudah makan dulu sanaaaa :p ada kunyit panas *ngikik* huehuehue ayooo ke mana lagi?
    tuteh´s last blog post ..Trip To Riung #2

    • ilhamhimawan March 30, 2012 Reply

      hahahah…eh gak mau ah klo baru mau nikah klo sudah keliling Indonesia, tapi kan ana ko’o bele cerita fiksi…klo aku kan fakta xixixixi

  2. tuteh March 30, 2012 Reply

    Aha… :p btw ayo ke mana lagi? Maumere lagi barangkali? Atau Bena? :D
    tuteh´s last blog post ..Trip To Riung #2

    • ilhamhimawan March 30, 2012 Reply

      mulai bikin perkara baru yah xixiixix

  3. lestariledy February 15, 2013 Reply

    Jd benar2 pengen ke sana
    *hiks

    • ilhamhimawan February 16, 2013 Reply

      maaf jika anda berhasrat besar untuk kesini, postingan ini tidak mampu mempertanggungjawabkan keinginan anda hehehhe

Leave a comment

CommentLuv badge
Get Adobe Flash player