Stories

Belajar Tak Mengenal Tempat

Saya awali dengan sebuah quote menarik dari deretan timeline di facebook “Some people look for  beautiful place, others make a place beautiful” by Hazrat Inayat Khan. Quote ini mengingatkan saya tentang masa-masa dimana saya pernah galau akan kepasrahan berada didaerah yang tidak etis, jika saya bandingkan dengan kota besar. Kemauan melanjutkan pendidikan yang lebih baik tapi fasilitas itu minim.

Akhirnya saya melupakan ambisi yang sia-sia itu, nampaknya membuang-buang waktu. Sampai suatu ketika saya berpikir bahwa apalah arti ilmu yang tinggi jika tidak bermanfaat bagi sesama, bukankah belajar tidak selalu melalui jenjang formal?…walau kadang disaat tertentu menjadi sebuah keharusan.

Ternyata doa galau ini terjawab. Sebelum saya mempublikasikan tulisan ini, saya telah mencobanya beberapa bulan lalu. Saya ingin merasakan sensasinya dahulu baru kemudian menceritakannya. Beberapa universitas ternama di dunia membuka kesempatan belajar dengan konsep memanfaatkan ranah maya namun kualitas pengajaran terasa berada dikelas para professor tersebut. Siapa tahu suatu saat bisa benar-benar berada didalam kelas mereka *ngarep.com* hehehehe.

Konsep kolaborasi ini sebenarnya pertama kali didengungkan dan dikembangkan oleh Harvard University, MIT (Massachusetts Institute of Technology) dan Berkeley Uni melalui www.edxonline.org tapi agak tertinggal oleh kelincahan para tim kolaborasi dari Umich (Univ of Michigan), Stanford, Princenton, UPenn, Columbia, John Hopkins , dll akhirnya menggelar sebuah kuliah secara online dengan beragam topic melalui web www.coursera.org

Nah, ini yang juga menarik bagi saya. Sebagian mengganggap bidang CME adalah yang bidang agak tertinggal dibandingkan IP. Jangan berkecil hati, karena ilmu CME itu luas, dan perusahaan sekelas Schneider Electric yang telah mengakuisisi Merlin Gerin perusahaan dibidang energy power juga membuka kesempatan belajar melalui Energy University dan Data Centre University http://www2.schneider-electric.com/corporate/en/products-services/training/energy-university/energy-university.page

Yang saya paparkan diatas tidak berjalan secara formal a.k.a. free online learning. Bagaimana kalau  ternyata saya ingin belajar namun juga mendapat “pengakuan”. Saya merekomendasikan mengikuti pendidikan sarjana di University of People http://www.uopeople.org/ dibawah pengawasan NYU (Newyork University), dan jika Anda bertanya, ada gak sih yang berbahasa Indonesia. Silahkan bergabung di www.ut.ac.id PTN dengan akreditasi B.

Bagaimana dengan saya? saya telah memilih opsi terakhir.  Agak membuat jenuh jika anda tidak senang membaca berlembar-lembar modul tebal untuk setiap mata kuliah, namun via www.coursera.org anda bisa mendapatkan bantuan pemahaman lainnya.

 So, what are you waiting for? Join with us as international student community 🙂

Leave a comment

CommentLuv badge

Get Adobe Flash player