Flores twilight #4 : Cerita kain tenun Ende
Disela makan malam, saya biasanya menyempatkan ngobrol, sekadar bercanda, tertawa terbahak-bahak, atau hanya mendengarkan obrolan dengan rekan lainnya diwarung samping kostan ku. Satu buah pisang sebagai penutup. Melihat pemilik warung yang berpakaian rapih laiknya ingin ke kondangan, saya juga sepertinya punya undangan deh…”Ham gak pergi?” kata beliau…”Eh! oh iya, sampai lupa saya”…bergegaslah berganti kostum. Ada [...]















Recent Comments