Saya telah menontonnya, 9 September 2009 di HBO. FIlm ini diadaptasi dari buku karangan Khaled Hosseini yang berjudul sama. The Kite Runner bercerita tentang Amir, seorang anak laki-laki dari Wazir Akbar Khan distrik Kabul, yang mengkhianati sahabatnya Hassan (dengan mengizinkannya untuk diperkosa), anak dari ayahnya Hazara pelayan, dan hidup dalam penyesalan. Cerita diatur dengan latar belakang peristiwa menggemparkan, dari jatuhnya monarki di Afghanistan melalui invasi Soviet, eksodus massa pengungsi ke Pakistan dan Amerika Serikat, dan bangkitnya rezim Taliban.
Amir (Amir muda diperankan oleh Zekiria Ebrahimi) adalah anak dari majikan ayah Hassan. Hassan (Hassan muda diperankan oleh Ahmad Khan Mahmoodzada) adalah seorang anak Hazara, dan menjadi pelayan di rumah Amir. Masa kecil mereka diisi dengan bermain laying-layang, Hassan terkenal sebagai pemburu layang-layang terbaik buat Amir. Suatu ketika, saat Amir mengikuti turnamen local didaerahnya. Amir berhasil mendapat pujian ayahnya, dan laying-layang yang dikalahkannya dikejar oleh Hassan, sebagai bentuk penghormatan Hassan kepada Amir. Namun Hassan diperkosa oleh Seorang pemuda bernama Assef, hal ini dipertaruhkannya agar laying-layang tersebut tidak rebut oleh Assef, tapi Amir menyaksikan aksi ini dan bersembunyi, dan berpura-pura tidak mengetahui.

Lima tahun kemudian, Soviet menyerbu Afghanistan. Amir dan ayahnya melarikan diri dan tinggal di Amerika Serikat. Ayah amir menjalani kehidupan jauh lebih sederhana dibandingkan ketika di Afganistan, dan saat setelah lulus kuliah, Amir (Amir dewasa diperankan oleh Khalid Abdalla) menulis sebuah buku, dan menikah dengan wanita keturunan Afganistan. Setelah menikahkan Amir dengan Soraya, Ayahnya pun meninggal karena penyakit.
Rahim Khan adalah sosok ayah bagi Amir, yang mengerti kondisi Amir saat kecil dahulu. Dari Rahim Khan, Amir mendapatkan kisah tentang sahabatnya Hassan di Afganistan. Disinilah Rahim menceritakan bahwa antara Amir dan Hassan adalah saudara tiri, dan Hassan telah meninggal dunia ketika rumah Amir diserbu oleh Taliban, namun menolak untuk pergi dari rumah itu demi menjaga rumah Amir sebagai sebuah penghormatannya.
Hassan hanya meninggalkan seorang anak bernama Sohrab. Inilah lanjutan kisah perjalanan Amir menyelamatkan ponakannya dari kekejaman kawasan Afganistan saat itu.
Film ini membuat saya tercengang dengan setiap adegan dalam film ini, melambungkan bebas khayalan saya dibandingkan ketika membaca dari novelnya, dan saya lebih mudah memahaminya. Wajib Anda tonton.
Untukmu, seribu kali lipat
September 9, 2009















